Monthly Archives: March 2012

Nikmatilah Perbedaan!

Perbedaan adalah anugrah dari Yang Maha Kuasa!

Lihatlah sekeliling kita, indahnya warna-warni bunga, warna-warni satwa, dan segala keragaman lain yang menghiasi dunia. Bayangkan kalau kita hanya mengenal warna hitam saja! Alangkah gelapnya dunia ini! 🙂

Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni, kita tidak akan merasakan hidup semeriah dan seindah sekarang ini, betul?! 🙂

Begitu pun dengan kehidupan, setiap insan selalu berhadapan dengan segala macam perbedaan dan warna-warni kehidupan. Tapi sayang, tidak semua orang mampu melihat perbedaan sebagai kekayaan. Banyak orang merasa tersiksa karena perbedaan alias mereka tidak mampu menikmatinya. Berbagai bentuk kejahatan dimulai hanya karena perbedaan. Entah itu perbedaan warna kulit, agama, suku bangsa, prinsip, atau sekadar pendapat. Read the rest of this entry

Advertisements

Lebih mudah mana?

Lebih mudah mana…
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan, atau memakai sepatu agar kaki kita τϊđακ terluka?

Lebih mungkin mana…
Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman, atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri?

Lebih mudah mana…
Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan, atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung?

Lebih penting mana….
Berusaha menguasai orang lain, atau belajar menguasai diri sendiri?

Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padaku, melainkan bagaimana aku berusaha baik pada semua orang karena bukan orang lain yang membuat aku bahagia, tapi Sikapkulah yang menentukan, aku bahagia (◦’⌣’◦ ) atau τϊđακ (╯︵╰,)

10 sikap hidup bahagia

1.Lepaskanlah Rasa Kuatir & Ketakutan. Ketakutan & kekuatiran hanyalah imajinasi pikiran akan suatu kejadian di masa depan yg blum tentu terjadi, kebanyakan hal-hal yg Anda kuatirkan & takutkan tak pernah terjadi ! It’s all only in your mind.

2.Buanglah Dendam. Dendam & Amarah yg disimpan hanya akan menyedot energi diri Anda & hanya mendatangkan KELELAHAN JIWA, BUANGLAH !!

3.Berhentilah Mengeluh. Mengeluh berarti selalu tak menerima apa yg Ada saat ini, secara tak sadar Anda membawa-bawa beban negatif. Read the rest of this entry

Melaju Di Arah Yang Salah

Oleh : Rudy Lim

Sering kali kita diberitahukan bahwa untuk Sukses dibutuhkan : “kegigihan, ketekunan, dan ketetapan hati”. Mari kita lihat kutipan terkenal dari Calvin Coolidge : “Tidak ada di dunia ini yang bisa menggantikan ketekunan. Bakat tidak bisa, tidak ada yang lebih umum dari pada seorang yang tidak sukses padahal memiliki bakat. Jenius juga tidak, seorang jenius tanpa penghargaan adalah kutipan yang hampir jadi. Pendidikan juga tidak, dunia ini penuh dengan orang berpendidikan yang nasibnya terlantar. Ketekunan dan kenekatan sendiri adalah omnipotent (abadi). Slogan “Terus Maju” telah menyelesaikan dan selalu akan menyelesaikan masalah setiap ras manusia”. Read the rest of this entry

Alphabet Sukses

Menurut pakarnya, manusia sukses tidak cuma dari IQ saja. Peran EQ (Emotional Intelligence) pada kesuksesan bahkan melebihi porsi IQ. Seorang pakar EQ bernama Patricia Patton memberikan tips bagaimana kita menemukan dan memupuk harga diri, yang disebutnya alphabet keberhasilan pribadi.

A : Accept. Terimalah diri anda sebagaimana adanya.
B : Believe. Percayalah terhadap kemampuan anda untuk meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.
C : Care. Pedulilah pada kemampuan anda meraih apa yang anda inginkan dalam hidup.
D : Direct. Arahkan pikiran pada hal-hal positif yang meningkatkan kepercayaan diri.
E : Earn. Terimalah penghargaan yang diberi orang lain dengan tetap berusaha menjadi yang terbaik.
F : Face. Hadapi masalah dengan keyakinan.
G : Go. Berangkatlah dari kebenaran dan kesalahan. Yang benar ditingkatkan. Yang salah diperbaiki
H : Homework. Pekerjaan rumah adalah langkah penting untuk pengumpulan informasi.
I : Ignore. Abaikan celaan orang yang menghalangi jalan anda mencapai tujuan.
J : Jealously. Rasa iri dapat membuat anda tidak menghargai kelebihan anda sendiri.
K : Keep. Terus berusaha walaupun gagal.
L : Learn. Belajar dari kesalahan dan berusaha untuk tidak mengulanginya. Read the rest of this entry

Bermodalkan Rp.5.000

Sebelum saya ceritakan cerita ini,perlu diketahui kalau kisah ini kisah nyata lho.. Hehe…

30 tahun silam, di sebuah desa kecil di kota Jakarta, lahirlah seorang bayi laki-laki dari pasangan suami istri Nini dan Toni. Bayi itu kemudian diberi nama Rudi. Kehidupan keluarga mereka sangat pas-pasan. Sang suami, yang hanya bekerja sebagai seorang buruh, harus menghidupi sang istri dan anak perempuan mereka yang baru berumur 2 tahun. Ditambah lagi tanggungan mereka dengan seorang anak laki-laki mereka yang baru lahir itu, tentu beban hidup mereka semakin berat. Sang istri juga membantu suaminya dengan menyalurkan jasanya mencuci baju-baju tetangga. Itu saja sudah sangat pas-pasan bagi mereka, terkadang masih tidak cukup karena banyak kebutuhan mendesak, seperti misalnya anak mereka jatuh sakit dan harus berobat ke dokter. Untuk membeli susu dan kebutuhan bayi mereka yang batu lahir itu saja mereka terpaksa harus berhutang kemana-mana. Tetapi, itu sama sekali tidak membuat mereka menyalahkan bayi mereka. Bagi mereka, setiap ciptaan Tuhan yang diberikan untuk mereka merupakan anugrah dan hadiah terbesar dalam hidup mereka.

Tidak terasa hari demi hari pun telah mereka lewati. Mereka bertambah tua dan tentu saja kedua anak mereka juga bertambah besar. Anak pertama mereka, Rini, yang seharusnya sudah pantas menimba ilmu di perguruan dasar, tidak dapat bersekolah karena orang tuanya tidak mempunyai uang. Untuk makan dan kebutu Read the rest of this entry

Semakin tinggi gunung didaki, semakin parah jatuhnya

Alkisah, di sebuah desa tinggallah seorang lelaki yang yang sudah berkeluarga dan dikaruniai 3 orang anak. Kehidupan mereka sangatlah sederhana, pendapatan sang suami pun hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anak-anak mereka. Pekerjaan sang suami adalah menjadi seorang petani. Sesungguhnya lelaki ini tidak begitu suka dengan pekerjaannya. Karena selain harus berjemur matahari, ia juga harus bekerja dengan susah payah, tetapi mendapat upah yang tidak seberapa. Tetapi lelaki ini tidak punya pilihan lain sehingga ia harus mengorbankan kulitnya di sawah untuk bercocok tanam padi.

Suatu hari, lelaki ini sedang berjalan-jalan dan menemukan sebuah kertas di tengah jalan. Ternyata setelah dilihat-lihat, di dalam kertas itu tertera sejumlah nominal yang cukup besar, yaitu Rp.500.000.000. Lelaki ini pun terkejut dan tidak tahu harus bersikap seperti apa. Seketika saja ia pun merasa sangat bahagia karena merasa telah mendapat sebuah keberuntungan yang amat sangat luar biasa. Sebuah mimpi menjadi orang kaya akhirnya bisa menjadi kenyataan. Tetapi ia berkata dalam hati : “Mengapa di tengah jalan begini ada cek yang berisi jumlah besar? Mungkin ini terjatuh dari tangan seorang kaya raya. Tetapi tak apalah, orang itu sudah kaya, tidak ada salahnya kalau saya mengambilnya.” Ia pun segera pulang untuk memberitahukan kabar baik ini kepada keluarganya.

Sepulang ke rumah, ia pun memberitahukan kabar tersebut kepada istrinya. Istrinya pun merasa bahagia. Read the rest of this entry