Monthly Archives: September 2012

Oppa Gangnam Style!

Oppa Gangnam Style

Oppa Gangnam Style

Akhir-akhir ini nama  Gangnam Style menjadi hal yang begitu dibicarakan orang. Tak bisa dipungkiri memang lagu milik PSY ini begitu digilai selain karena ciri khas dance yang unik, tapi juga karena dance ‘tarian kuda’ yang begitu atraktif.

Tidak hanya terkenal di kalangan penggemar musik K-Pop, Gangnam Style bahkan sudah mencapai popularitas global dan menembus musik Amerika. Lebih menarik lagi, banyak jajaran bintang Hollywood menjadi penggemar Gangnam Style.

Gangnam Style dinobatkan jadi video yang paling banyak disukai sepanjang sejarah YouTube. Guinness World Record mencatatnya secara resmi 20 September lalu.

Berbagai acara di televisi pun sering menggunakan tarian ini sebagai bagian dari konten mereka. Nih teman-teman yang udah ber-Gangnam Style, rasanya gimana sih? :)))

Advertisements

Saw III : Jigsaw

Saw III adalah film horror yang dirilis pada tanggal 27 Oktober 2006 dan disutradarai oleh Darren Lynn Bousman. Ini adalah film ketiga dalam 7 bagian film seri Saw dan dibintangi oleh Tobin Bell, Shawnee Smith, Angus Macfadyen, Bahar Soomekh dan Dina Meyer.

Cerita dimulai saat anak laki-laki Jeff ditabrak sebuah mobil. Jeff kemudian dimasukkan ke dalam serangkaian tes dalam Jigsaw untuk mencoba dan melepaskan dendam kepada orang yang terlibat dalam kecelakaan anaknya. Sementara itu John Kramer terbaring di tempat tidur dan ia telah memerintahkan muridnya Amanda Young untuk menculik seorang dokter bernama Lynn, untuk membuatnya tetap hidup untuk satu tes akhir sebelum ia meninggal karena kanker.

Penulis cerita ini, Whannel, bertujuan untuk membuat cerita ini lebih emosional daripada seri sebelumnya, terutama dengan Amanda dan alur cerita Jigsaw. Film ini didedikasikan untuk produser Gregg Hoffman yang meninggal pada tanggal 4 Desember 2005.

Saw III merupakan film horror terlaris di Amerika Serikat dan Kanada, dna juga merupakan film seri terlaris di pasar internasional dengan keuntungan mencapai $164.800.000 di seluruh dunia.

Saw III bukan hanya sekedar film horror menyeramkan yang dipenuhi dengan adegan penyiksaan dan pembunuhan,tapi juga memberikan pelajaran kepada para penonton, disaat Jeff diuji dalam setiap Jigsaw. Dia harus memilih, untuk memaafkan orang itu dan membebaskannya dari hukuman, atau membiarkannya tersiksa dan menyaksikannya mati.

Belum selesai, masih ada tes terakhir yang harus djalani Jeff, yaitu memaafkan John yang sudah merencanakan semua bagian Jigsaw ini ataukah membunuhnya. Jeff memilih untuk memaafkannya tapi ia ingin John mati. Jeff akhirnya mengambil gergaji dan mengarahkannya tepat di kepala Jeff. Setelah itu, dia baru tahu bahwa hanya John yang mengetahui keberadaan putrinya dan ia juga baru tahu bahwa jika John mati, makan istrinya juga akan mati. Tinggallah Jeff dengan 3 mayat di dalam ruangan itu.

Can you forgive someone who has done a very big mistake to you? Ah ya.. sometimes forgiving is one of hardest part of life.. People are so hard to let the past go and move on. Are you one of them?

Surprise!

Ah, so yesterday was my birthday! And still, a few hours ago 😀

September 16th. This year is the greatest birthday ever after!!

Gimana enggak, pas lagi sibuk ngurus event PMB KMB USU, dikasih surprise sama semua panitia yang disana. Berasa ulang tahun gue dirayain sama warga KMB USU #lebay. Thanks a lot panitia yang udah bekerja di balik “pengerjaan” ini. Haha.. Speechless.. I don’t know what to say..

Setelah acara selesai, tepatnya jam 6 sore, gue pun pulang ke rumah. Di benak gue udah mulai ngebayangin yang seger-seger. Pulang rumah mandi, keramas, tidur sampai besok pagi. But  I know I can’t ._.

Nyampe rumah dengan keadaan badan hampir jatuh ke bawah alias tepar, keringatan, penampilan acak-acakan dengan ransel yang masih menggantung di belakang punggung, masuk rumah, eh kok gelap? jeng jeng.. Ternyata mama papi dan adik gue nyiapin kue tart beserta makanan-makanan lainnya! udah dimakan ga sempat foto, cuma ada 1 foto :p

This is the sweetest birthday gift after! Biasanya ultah mah ultah aja, nothing can be so special. But this year got a total difference1 😀

Thank you, thank you everybody for the greetings, wishes, prayers, gifts, suprises!

Dan..lagi-lagi buat kroni-kroni KMB USU, thanks udah ngerjain! 😀

And nothing is more precious than the togetherness we share. ~ #izincopaskalimatj.comeskipungakmiripsemua

Ada now i have to catch my sleep so soon..!

Dedicated to KMB USU

It’s been a long tiring day. Mata pun udah sembab tapi suwer seneng banget hari ini. Semua berkat KMB USU. Akhirnya, perjuangan selama hampir 2 bulan selesai hari ini. Saya, yang terpilih menjadi koordinator di bidang acara awalnya menolak ajakan dari ketua untuk ikut serta dalam kepanitiaan di acara ini. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya saya pun mengambil kesempatan ini. Menyusun konsep acara untuk mahasiswa baru memang sungguh sangat melelahkan. Tapi….semua dibayar dengan hasil acara PMB hari ini.

Saya ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman di bidang acara, dan panitia-panitia, senior-senior, pembimbing KMB USU, dan tidak lupa juga yang teramat penting terima kasih untuk semua mahasiswa baru yang udah meluangkan waktunya hadir hari ini dan menghebohkan hari ini. Sungguh, semua acara ini tidak akan berjalan sukses tanpa kalian semua.  Mahasiswa barunya sangat senang dan menambah banyak teman di acara ini, serta kami, panitia PMB USU 2012 juga bisa belajar banyak bagaimana membuat satu acara; belajar bertanggung jawab, belajar tentang kekompakan, manajemen, leadership,serta hal lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu.

Dalam satu organisasi tentunya ada yang namanya pro dan kontra, tapi rasanya semua beban lepas dan terbayarkan dengan kerja keras semua panitia, PJ, dan pokoknya sampai selesai acara ini deh. KMB mengajarkan saya banyak sekali hal yang tidak saya dapatkan di luar. Yang paling bisa saya rasakan di dalam organisasi ini adalah rasa kekeluargaan. Ya, terkadang kita menemukan keluarga lain justru di tempat-tempat seperti ini. Sungguh, tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata :’)

Harapan saya setelah acara hari ini adalah semoga semua anggota KMB USU bisa semakin kompak dan selalu mau belajar, mau berkembang, bertumbuh, dan saling bahu-membahu satu sama lain. Jayalah KMB USU selama-lamanya! You guys RAWK!! 😀

4 jenis teman yang harus kita miliki

1. Tipe pengkritik

Teman dengan tipe jenis ini akan selalu mengingatkan ketika kita melakukan kesalahan. Tanpa diminta pun, ia akan selalu mengkritik kita bila melakukan sesuatu hal yang menyimpang. Tipe ini sangat baik untuk mengingatkan kita pada jalan yang benar, meskipun terkadang menyakitkan mendengar kritiknya yang agak pedas.

2. Tipe pendukung

Anda yang memiliki teman seperti ini sangat beruntung, karena teman tipe ini akan selalu mendukung apa yang Anda lakukan dan ikut bahagia dengan kesuksesan Anda. Anda akan selalu merasa semangat dan termotivasi bila berada dekat-dekat dengannya.

3. Tipe penggembira

Mungkin tipe seperti ini yang lebih banyak disukai. Teman dengan tipe penggembira akan selalu membuat Anda ceria kembali di saat sedih dan berduka. rasanya tidak lengkap jika berkumpul tapi tidak ada teman Anda yang satu ini. Di saat Anda frustasi dan depresi, teman tipe inilah yang lebih banyak membuat Anda tertawa.

4. Tipe pembimbing

Anda akan merasa lebih bahagia ketika memiliki teman tipe ini. Berada di sekitarnya akan membuat Anda merasa tenang dan damai. Ia pun akan selalu memberi masukan dan nasihat yang berguna dikala Anda membutuhkannya. Rasanya hidup Anda menjadi terarah karena ada teman yang memberi masukan penting untuk hidup Anda. Jika Anda belum memiliki teman-teman seperti di atas, sebaiknya mulailah mencari karena saling berbagi karena teman yang seimbang akan membuat hidup Anda lebih seimbang. Anda pun bisa terhindar dari penyakit stres dengan saling berbagi dengan mereka..

Sumber : articles on facebook.com

The Reader

The Reader, adalah film drama yang diangkat dari novel yang ditulis oleh Bernhard Schlink pada tahun 1995. Film ini ditulis oleh David Hare dan disutradarai oleh Stephen Daldry. Film yang berdurasi 124 menit ini dirilis pada tanggal 10 Desember 2008 di Jerman dan Amerika.

Peristiwa ini dimulai di Berlin, Jerman, di mana seorang remaja pria berusia 15 tahun,  Michael Berg (David Kross) sedang mengembara dan kemudian berhenti di depan pintu gedung apartemen terdekat di mana ia mulai merasa tidak enak badan dan muntah. Hanna Schmitz (Kate Winslet), yang bekerja sebagai konduktor trem disana, datang dan membantu dia di kembali ke rumah. Michael didiagnosis menderita demam berdarah dan harus beristirahat di rumah selama tiga bulan.

Setelah ia sembuh, ia kembali ke gedung apartemen itu untuk memberikan karangan bunga kepada Hanna di apartemennya sebagai ucapan terima kasih padanya. Sejak saat itu, Michael selalu singgah ke apartemen milik wanita berusia 36 tahun itu setiap hari setelah sekolah. Saat itu Michael sedang berada di masa peralihan, yang tentu sangat ingin mengenal wanita. Bisa dikatakan “masa puber” untuk kaum pria. Dan tentu saja hasrat ingin “bercinta” dipenuhi oleh Hanna. Disini Michael pertama kali mengenal seks. Mereka menghabiskan banyak waktu untuk bercinta di apartemen milik Hanna sementara Michael senang membacakan literatur berupa karya sastra yang dipelajarinya di sekolah, seperti Emilia Galotti, The Odyssey, The Lady with the Little Dog, Adventures of Huckleberry Finn.

Hubungan diantara mereka mulai kandas ketika Hanna tiba – tiba pergi tanpa meninggalkan pesan. Ia seakan menghilang. Setelah itu, Michael pun memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di sekolah hukum “Law School Heidelberg”. Delapan tahun kemudian (1966), Michael, yang berprofesi sebagai pengacara muda, sedang menangani sebuah kasus beberapa mantan anggota Nazi yang terlibat dalam kejadian mengerikan yang mengakibatkan matinya 300 kaum Yahudi. Tetapi pada saat itu, dilema batin berkecamuk menjadi satu. Michael kembali bertemu dengan Hanna. Tetapi kali ini wanita itu sedang diadili atas pembantaian tiga ratus orang dalam kamp konsentrasi di mana ia bekerja.

Meski terancam hukuman yang sangat berat, namun Hanna menolak membela diri dan Michael akhirnya sadar bahwa wanita yang pertama kali mengenalkannya pada cinta ini menyembunyikan satu rahasia besar yang tak mungkin diungkapkannya. Meskipun rahasia itu bisa saja membebaskannya dari ancaman hukuman.

Apa tujuan hidupmu?

Pernah satu kali saya ditanya, “Apa tujuan hidupmu?”

Setelah berpikir cukup lama, saya pun menjawab, “Bisa mewujudkan semua mimpi dan keinginan daya juga membahagiakan orang-orang yang saya cintai, terutama keluarga saya.”

Dijawabnya dengan nada yang agak meremehkan dan tidak enak didengar, “Ya.. Memang baik sih tujuan hidupmu, tapi rasanya masih belum tepat…

Dia berhenti sejenak, dan saya pun berpikir dalam hati. Ini orang aneh. Hidup hidupku kok malah situ yang ngatur tepat enggaknya? Emangnya situ siapa?

… Tujuan hidupmu itu seharusnya “SURGA”, dia kemudian melanjutkan.

“Sebenarnya surga itu sudah ada di dalam diri kita, tetapi kita perlu mencari surga yang sebenarnya, bertemu dengan Tuhan, barulah hidup kita sempurna, barulah hidup kita memiliki tujuan yang jelas.”

Lah, emangnya ada yang tau surga itu ada atau enggak? Emangnya kamu sendiri sedang mencari-cari surga sampai sekarang? Kok yah manusia itu aneh, lebih senang mencari-cari yang belum jelas daripada yang sudah tersedia. Uang ada, mobil ada, rumah ada, cita-cita ada, nah itu yang seharusnya dicari. Kalau ingin mengetahui keberadaan surga dan mencari surga, mengapa tidak pergi ke sana saja sekarang?

“Uang, harta, dan semuanya itu adalah semu, duniawi. Kita harus belajar bagaimana caranya untuk tidak selalu memikirkan hal-hal yang bersifat duniawi, tetapi juga surgawi,” katanya.

“Kalau begitu, sekarang jual saja semua harta bendamu, lalu pergilah berdoa sepanjang hidupmu sampai surga itu kau temukan,” jawabku kemudian.

Dia diam sejenak dan kemudian menjawab, “Semua hanya Tuhan yang tau. Itu semua masih misteri dan menjadi rahasiaNya sampai Dia menghendaki kita untuk melihat surga itu sendiri.”

Aduh aduhhhh… #tepokjidat deh..