Kembali Berdetak

Kembali Berdetak, sebuah buku tentang kisah hidup dan inspirasi untuk kehidupan yang lebih bermakna. Buku yang diterbitkan pada bulan November ini ditulis oleh pasangan suami istri – Philip Triatna dan Julie Tane. Melalui buku ini, mereka membagikan banyak sekali pengalaman dan kisah hidup mereka kepada para pembacanya.
1.       Cinta mula-mula berhenti saat kita berhenti bertumbuh.
2.       Terkadang mereka begitu dekat dengan kita, sehingga apa yang besar dari mereka tidak dapat lagi kita lihat sebagai hal yang besar.
3.       Orang bebas bisa berbahagia dan bersyukur hidup di atas atau di bawah. Orang bebas bisa menjadi dirinya sendiri tanpa takut pada orang lain. Orang bebas fokus pada impiannya dan peduli dengan orang lain.
4.       Tetapi, seluruh dunia masih berputar karena Cinta.
5.       Banyak orang sibuk mengurusi masalah orang lain, tapi malah lupa mengembangkan dirinya sendiri.
6.       Sayang itu memaksimalkan.
7.       Semua orang di dunia punya kelebihan dan bakat tertentu, tapi tidak semua orang mempunyai kesempatan yang sama untuk mengembangkannya.
8.       Orang yang rendah hati adalah orang yang mau turun menyusuri kehidupan, bertemu dengan orang2 dan mempelajarinya dari dekat. Orang yang rendah hati selalu menggali potensinya karena ia menyadari dirinya belum sempurna.
9.       Kerendahan hati mempercepat kita untuk maksimal sampai pada tujuan. Kerendahan hati mampu melihat kesempatan besar yang awalnya kecil.
10.   “Jika seseorang ingin mendapatkan kerendahan hati, langkah pertama yang harus disadarinya adalah bahwa kita semua memang sombong.” ~ CS Lewis
11.   Kerendahan hati memberi ketenangan dalam kehidupan. Orang yang rendah hati berjuang di dalam ketenangannya.
12.   Tinggi hati mendahului kehancuran, tetapi kerendahan hati mendahului kehormatan.
13.   Kita semua punya hak yang sama, bebas untuk melihat apa yang harus kita lihat. Jika apa yang kita lihat bisa menentukan kebahagiaan kita, pilihlah untuk melihat yang membahagiakan.
14.   Terkadang kita hanya berpikir betapa sakit hatinya saat memberi dan lupa untuk berpikir betapa bahagianya orang yang mendapatkan.
15.   Komunikasi itu memuat tanggung jawab, bukan sekedar berbunyi tapi menghilang.
16.   Tertawalah! Karena orang yang tertawa, tetap berjalan dalam harapan. 

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Silahkan tinggalkan komentar Anda di bawah, atau Anda bisa menghubungi saya lewat e-mail : FW@fennywongso.com dan silahkan berbincang-bincang dengan saya melalui Twitter atau Facebook.

Your beloved friend,

Fenny Wongso

About Fenny Wongso

Keep in touch and you'll know more.. my twitter / line / Instagram : FennyWongso Feel free to share and Leave your comments here :)

Posted on November 13, 2012, in Books and tagged . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: